Tujuan Pendekatan Mata Pelajaran pada Kurikulum Merdeka

Loading

Kurikulum Merdeka. Tujuan Pendekatan Mata Pelajaran. Pengorganisasian muatan pembelajaran dengan pendekatan mata pelajaran diibaratkan makanan dengan lauk yang terpisah, bertujuan untuk mencapai capaian pembelajaran di masing-masing mata pelajaran.

Saat perencanaan pembelajaran, pendidik dan wakil kepala satuan pendidikan bidang kurikulum melihat tujuan pembelajaran dan merancang asesmen dan kegiatan untuk setiap mata pelajaran.

Jadwal disusun berdasarkan mata pelajaran dengan masing-masing alokasi jam pelajaran tiap tahunnya.


Tujuan Per Mata Pelajaran

MatA Pelajaran UraiAN dan Tujuan Pembelajaran
MatematikaPeserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar atau objek sederhana dan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100 (Fase B).

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi dengan teman sebangku, peserta didik dapat mengembangkan pola gambar atau objek sederhana dan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan berbagai operasi hitung.
IPASPeserta didik dapat mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan sekaligus melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu (sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem pernafasan, dan sistem reproduksi).


Tujuan Pembelajaran
Peserta didik menganalisis hubungan sumber daya alam lokal yang dapat menunjang kesehatan masyarakat dan mengkampanyekan gaya hidup sehat
Pendidikan Pancasila
Peserta didik mampu memahami dan menjelaskan makna sila-sila Pancasila, serta menceritakan contoh penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan perkembangan dan konteks peserta didik; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat (Fase B).

Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mengembangkan contoh-contoh penerapan sila dalam Pancasila melalui sebuah jurnal harian.
Seni Musik
Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengimitasi dan menata bunyi-musik sederhana dengan menunjukkan kepekaan akan unsur-unsur bunyi-musik, baik intrinsik maupun ekstrinsik (Fase B).

Tujuan Pembelajaran
Peserta didik menunjukkan kepekaan terhadap unsur bunyi musik dan sajian musik lokal yang terkait dengan kekayaan alam dan kesehatan masyarakat.

Contoh Pengorganisasian Pembelajaran Pendekatan Mata Pelajaran

1. SMP Kelas VII dan VIII

Untuk pembelajaran tematik, dapat menggunakan contoh jadwal yang sama, namun setiap materi di mata pelajaran konteksnya dikaitkan dengan tema.

Contoh Pengorganisasian Muatan Pembelajaran Berdasarkan Pendekatan Mata Pelajaran (SMP)

Alokasi projek penguatan profil pelajar Pancasila dialokasikan sekitar 25% (dua puluh lima persen) dari total beban belajar per tahun. Projek tidak dilakukan di tiap alokasi waktu mata pelajaran (intrakurikuler), tetapi terpisah.

Pendekatan Mata Pelajaran Kurikulum Merdeka
  • *paling banyak 2 JP per minggu atau 72 JP per tahun*
  • *”total JP tidak termasuk pelajaran Muatan Lokal dan/atau pelajaran tambahan yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan

2. SMP Kelas IX

Contoh Pengorganisasian Muatan Pembelajaran Berdasarkan Pendekatan Mata Pelajaran (SMP)

Untuk pembelajaran tematik, dapat menggunakan contoh jadwal yang sama tetapi konteks materi di mata pelajaran dikaitkan dengan tema.

Alokasi projek penguatan profil pelajar Pancasila dialokasikan sekitar 25% (dua puluh persen) dari total beban belajar per tahun. Projek tidak dilakukan di tiap alokasi waktu mata pelajaran (intrakurikuler), tetapi terpisah.

  • *paling banyak 2 JP per minggu atau 72 JP per tahun
  • **total JP tidak termasuk pelajaran Muatan Lokal dan/atau pelajaran tambahan yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan

3. Paket B

Penjelasan

  • 1 (satu) SKK adalah satu satuan kompetensi yang dicapai melalui pembelajaran 1 (satu) jam tatap muka atau 2 (dua) jam tutorial atau 3 (tiga) jam mandiri, atau kombinasi secara proporsional dari ketiganya pada tiap minggu.
  • Pengorganisasian SKK bersifat fleksibel sesuai dengan kebutuhan dan analisis dari satuan pendidikan.
  • Alokasi waktu Kelas VII dan VIII masing- masing 36 minggu efektif, sedangkan pada kelas IX sejumlah 32 minggu efektif.
  • Alokasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila berdasarkan SKK pada program Pemberdayaan dan Keterampilan

Sumber: Panduan Pengembangan KOSP Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan pada Kurikulum Merdeka, 2022

Kurikulum Operasional