4.4. Proses Berpikir Penyusunan ATP Kurikulum Merdeka
![]()
Perencanaan pembelajaran pada Kurikulum Merdeka dilakukan dengan proses berpikir alur tujuan pembelajaran berdasarkan Capaian Pembelajaran di setiap fase.
Desain Kurikulum Pendidikan: Dari Konsep ke Praktik Kurikulum
Kategori Desain Kurikulum Pendidikan berisi artikel, panduan, dan studi kasus tentang penerapan kurikulum di lapangan — mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran.Di sini pembaca dapat menemukan contoh nyata bagaimana teori dan kebijakan kurikulum diterjemahkan menjadi strategi pembelajaran, modul ajar, serta asesmen autentik.
Untuk memahami fondasi teorinya, kunjungi: Teori Kurikulum – membahas konsep dan prinsip dasar dalam pengembangan kurikulum.
Dan untuk meninjau arah kebijakan resminya, lihat: Kebijakan Kurikulum Nasional – memuat regulasi, panduan, dan dokumen resmi pemerintah.
Pokok Kajian Utama
Proses Desain Pengembangan Kurikulum
Desain kurikulum bukan proses instan, melainkan tahapan terencana. Pelajari langkah-langkah sistematis mulai dari analisis kebutuhan, perumusan tujuan, hingga pemilihan strategi pembelajaran. (Langkah Kurikulum Operasional, Muatan Lokal, Kokurikuler, Ekstrakurikuler) Â Â Selengkapnya –>
Dokumen Perangkat Ajar
Setiap kurikulum memiliki dokumen pendukung. Sub-kategori ini mengulas berbagai jenis dokumen kurikulum dan perangkat ajar, seperti SKL, CP, ATP, Modul Ajar, dan cara penyusunannya. (CP) Selengkapnya –>
Implementasi Pembelajaran
Kurikulum hidup di dalam kelas. Sub-kategori ini membahas bagaimana kurikulum yang telah didesain diwujudkan melalui perencanaan pembelajaran yang matang dan strategi implementasi yang efektif. (Panduan Pembelajaran, RPP dan Modul ajar) Selengkapnya –>
Evaluasi Kurikulum Pendidikan
Untuk memastikan efektivitas, kurikulum perlu dimonitor dan dievaluasi. Sub-kategori ini mencakup metode penilaian, pemantauan pelaksanaan, serta proses refleksi untuk perbaikan berkelanjutan. (Evaluasi di KTSP dan Pembelajaran )Selengkapnya –>
Artikel Terbaru tentang Desain Kurikulum Pendidikan
![]()
Perencanaan pembelajaran pada Kurikulum Merdeka dilakukan dengan proses berpikir alur tujuan pembelajaran berdasarkan Capaian Pembelajaran di setiap fase.
![]()
Perencanaan pembelajaran kurikulum merdeka dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran dan prinsip-prinsip Asesmen yang saling berkaitan. Satuan pendidikan perlu mengetahui kedua prinsip tersebut.
![]()
Perencanaan pembelajaran kurikulum merdeka berdasarkan panduan pembelajaran dan asesmen menjelaskan 4 hal yang perlu diperhatikan oleh satuan pendidikan.
![]()
Perencanaan Pembelajaran merupakan komponen keempat dari Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan yang memerlukan 2 ruang lingkup.
![]()
Proses pelaksanaan sebuah kebijakan baru biasanya memerlukan contoh yang dapat dijadikan inspirasi bagi satuan pendidikan, khususnya bagi pendidikan yang memiliki karakteristik khusus. Berikut beberapa contoh yang dapat dijadikan inspirasi dalam mengorganisasikan pembelajaran.
![]()
Sesuai dengan kebijakan merdeka belajar, maka pengorganisasian pembelajaran disediakan beberapa pilihan agar satuan pendidikan dapat menerapkannya sesuai dengan kesiapan dan kebutuhannya. Maka perlu diketahui apa dan berapa pilihan yang ditawarkan.
![]()
Pendekatan Secara Blok Terpisah merupakan pendekatan pembelajaran yang terbaru yang dapat dipilih oleh satuan pendidikan dalam mengorganisasikan pembelajaran. Maka perlu diketahui dulu bagaimana cara menerapkannya.
![]()
Pendekatan Secara terintegrasi merupakan pendekatan pembelajaran pada pengorganisasian pembelajaran kurikulum merdeka. Maka satuan pendidikan dapat menerapkan dengan melihat apa dan bagaimana cara menyusun pembelajaran secara terintegrasi.
![]()
Pendekatan Tematik Kurikulum Merdeka merupakan salah satu pendekatan dalam rangka mengorganisasikan pembelajaran di satuan pendidikan. Maka perlu diketahui apa dan bagaimana cara menerapkannya.
![]()
Pendekatan Mata Pelajaran merupakan salah satu pendekatan dalam pengorganisasian pembelajaran kurikulum merdeka. Maka satuan pendidikan perlu mengetahui apa tujuan dan bagaimana cara mengorganisasikan pembelajaran dengan pendekatan mata pelajaran.