Dimensi Profil Pelajar SMA pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Profil Pelajar SMA pada Projek Profil Pelajar Pancasila Kurikulum Merdeka

Loading

KurikulumMerdeka.Com. Capaian Perkembangan i Profil Pelajar SMA pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang terdiri dari 6 dimensi. Keenam dimensi profil pelajar Pancasila sebagai berikut.

  1. beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia,
  2. mandiri,
  3. bergotong-royong,
  4. berkebhinekaan global,
  5. bernalar kritis, dan
  6. kreatif.

A. Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia

Pelajar Indonesia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupannya sehari-hari.

Ada lima elemen kunci beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia:

  • akhlak beragama;
  • akhlak pribadi;
  • akhlak kepada manusia;
  • akhlak kepada alam; dan
  • akhlak bernegara.

1. Akhlak beragama

Ada 3 Sub elemen yaitu

  1. Mengenal dan Mencintai Tuhan Yang Maha Esa
  2. Pemahaman Agama/ Kepercayaan
  3. Pelaksanaan Ritual Ibadah
No.Sub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Mengenal dan Mencintai Tuhan Yang Maha EsaMenerapkan pemahamannya tentang kualitas atau sifat-sifat Tuhan dalam ritual ibadahnya baik ibadah yang bersifat personal maupun sosial.
2Pemahaman Agama/ KepercayaanMemahami struktur organisasi, unsur-unsur utama agama /kepercayaan dalam konteks Indonesia, memahami kontribusi agama/kepercayaan terhadap peradaban dunia.
3Pelaksanaan Ritual IbadahMelaksanakan ibadah secara rutin dan mandiri serta menyadari arti penting ibadah tersebut dan berpartisipasi aktif pada kegiatan keagamaan atau kepercayaan

2. Akhlak pribadi

Elemen Akhlak Pribadi terdiri dari 2 sub elemen, yaitu

  1. Integritas
  2. Merawat Diri secara Fisik, Mental, dan Spiritual
No.Sub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1IntegritasMenyadari bahwa aturan agama dan sosial merupakan aturan yang baik dan menjadi bagian dari diri sehingga bisa menerapkannya secara bijak dan kontekstual
2Merawat Diri secara Fisik, Mental, dan SpiritualMelakukan aktivitas fisik, sosial, dan ibadah secara seimbang.

3. Akhlak kepada manusia

Elemen Akhlak kepada manusia terdiri atas 2 sub elemen, yaitu:

  1. Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaan
  2. Berempati kepada orang lain
NoSubelemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaanMengidentifikasi hal yang menjadi permasalahan bersama, memberikan alternatif solusi untuk menjembatani perbedaan dengan mengutamakan kemanusiaan.
2Berempati kepada orang lainMemahami dan menghargai perasaan dan sudut pandang orang dan/atau kelompok lain.

4. Akhlak kepada alam

Elemen akhlak kepada alam terdiri atas 2 sub elemen, yaitu

  1. Memahami Keterhubungan Ekosistem Bumi
  2. Menjaga Lingkungan Alam Sekitar
NoSub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Memahami Keterhubungan Ekosistem BumiMengidentifikasi masalah lingkungan hidup di tempat ia tinggal dan melakukan langkah-langkah konkret yang bisa dilakukan untuk menghindari kerusakan dan menjaga keharmonisan ekosistem yang ada di lingkungannya
2Menjaga Lingkungan Alam SekitarMewujudkan rasa syukur dengan membangun kesadaran peduli lingkungan alam dengan menciptakan dan mengimplementasikan solusi dari permasalahan lingkungan yang ada.

5. Akhlak bernegara

Elemen akhlah bernegara memiliki 1 sub elemen yaitu Melaksanakan Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia

NoSub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Melaksanakan Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara IndonesiaMenggunakan hak dan melaksanakan kewajiban kewarganegaraan dan terbiasa mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi sebagai wujud dari keimanannya kepada Tuhan YME.

B. Dimensi Berkebhinekaan Global

Pelajar Indonesia mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain, sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan kemungkinan terbentuknya budaya baru yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa.

Elemen kunci dari Berkebhinekaan global meliputi mengenal dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, dan refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebhinnekaan.

Secara rinci, Dimensi Berkebhinekaan global terdiri dari 4 elemen, yaitu

  1. Mengenal dan menghargai budaya
  2. Komunikasi dan interaksi antar budaya
  3. Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebhinnekaan
  4. Berkeadilan Sosial

1. Mengenal dan menghargai budaya

Elemen mengenal dan menghargai budaya terdiri dari 3 sub elemen yaitu

  1. Mendalami budaya dan identitas budaya
  2. mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknya
  3. Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya
NoSubelemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Mendalami budaya dan identitas budayaMenganalisis pengaruh keanggotaan kelompok lokal, regional, nasional, dan global terhadap  pembentukan identitas, termasuk identitas dirinya. Mulai menginternalisasi identitas diri sebagai bagian dari budaya bangsa.
2mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknyaMenganalisis dinamika budaya yang mencakup pemahaman, kepercayaan, dan praktik keseharian dalam rentang waktu yang panjang dan konteks yang luas.
3Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budayamempromosikan pertukaran budaya dan kolaborasi dalam dunia yang saling terhubung serta menunjukkannya dalam perilaku.

2. Komunikasi dan interaksi antar budaya

Elemen komunikasi dan interaksi antar budaya terdiri dari 2 sub elemen yaitu

  1. Berkomunikasi antar budaya
  2. Mempertimbangkan dan menumbuhkan berbagai perspektif
NoSubelemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Berkomunikasi antar budayaMenganalisis hubungan antara bahasa, pikiran, dan konteks untuk memahami dan meningkatkan komunikasi antarbudaya yang berbeda-beda.
2Mempertimbangkan dan menumbuhkan berbagai perspektifMenyajikan pandangan yang seimbang mengenai permasalahan yang dapat menimbulkan pertentangan pendapat. Memosisikan orang lain dan budaya yang berbeda darinya secara setara, serta bersedia memberikan pertolongan ketika orang lain berada dalam situasi sulit.

3. Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan

Elemen refleksi dan bertanggung jawab terhadap pengalaman kebhinnekaan terdiri dari 3 sub elemen yaitu

  1. Refleksi terhadap pengalaman kebinekaan.
  2. Menghilangkan stereotip dan prasangka
  3. Menyelaraskan perbedaan budaya
NoSubelemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Refleksi terhadap pengalaman kebinekaan.Merefleksikan secara kritis dampak dari pengalaman hidup di lingkungan yang beragam terkait dengan perilaku, kepercayaan serta tindakannya terhadap orang lain.
2Menghilangkan stereotip dan prasangkaMengkritik dan menolak stereotip serta prasangka tentang gambaran identitas kelompok dan suku bangsa serta berinisiatif mengajak orang lain untuk menolak stereotip dan prasangka.
3Menyelaraskan perbedaan budayaMengetahui tantangan dan keuntungan hidup dalam lingkungan dengan budaya yang beragam, serta memahami pentingnya kerukunan antar budaya dalam kehidupan bersama yang harmonis.

4. Berkeadilan Sosial

Elemen Berkeadilan Sosial terdiri dari 3 sub elemen, yaitu:

  1. Aktif membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutan
  2. Berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan bersama
  3. Memahami peran individu dalam demokrasi
NoSubelemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Aktif membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutanBerinisiatif melakukan suatu tindakan berdasarkan identifikasi masalah untuk mempromosikan keadilan, keamanan ekonomi, menopang ekologi dan demokrasi sambil menghindari kerugian jangka panjang terhadap manusia, alam ataupun masyarakat.
2Berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan bersamaBerpartisipasi menentukan pilihan dan keputusan untuk kepentingan bersama melalui proses bertukar pikiran secara cermat dan terbuka secara mandiri
3Memahami peran individu dalam demokrasiMemahami konsep hak dan kewajiban, serta implikasinya terhadap ekspresi dan perilakunya. Mulai mencari solusi untuk dilema terkait konsep hak dan kewajibannya.

C. Dimensi Bergotong Royong

Pelajar Indonesia memiliki kemampuan bergotong-royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan.

Elemen-elemen dari bergotong royong adalah

  • kolaborasi,
    • kepedulian, dan
      • berbagi

1. Kolaborasi

Elemen kolaborasi terdiri dari 4 sub elemen yaitu

  1. Kerja sama
  2. Komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
  3. Saling- ketergantung an positif
  4. Koordinasi Sosial
NoSubelemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Kerja samaMembangun tim dan mengelola kerjasama untuk mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang sudah ditentukan.
2Komunikasi untuk mencapai tujuan bersamaAktif menyimak untuk memahami dan menganalisis informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan keprihatinan yang disampaikan oleh orang lain dan kelompok menggunakan berbagai simbol dan media secara efektif, serta menggunakan berbagai strategi komunikasi untuk menyelesaikan masalah guna mencapai berbagai tujuan bersama
3Saling- ketergantung an positifMenyelaraskan kapasitas kelompok agar para anggota kelompok dapat saling membantu satu sama lain memenuhi kebutuhan mereka baik secara individual maupun kolektif.
4Koordinasi SosialMenyelaraskan dan menjaga tindakan diri dan anggota kelompok agar sesuai antara satu dengan lainnya serta menerima konsekuensi tindakannya dalam rangka mencapai tujuan bersama

2. Kepedulian

Elemen kepedulian terdiri dari 2 sub elemen, yaitu:

  1. Tanggap terhadap lingkungan Sosial
  2. Persepsi sosial
NoSubelemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Tanggap terhadap lingkungan SosialTanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk menghasilkan keadaan yang lebih baik.
2Persepsi sosialMelakukan tindakan yang tepat agar orang lain merespon sesuai dengan yang diharapkan dalam rangka penyelesaian pekerjaan dan pencapaian tujuan.

3. Berbagi

Elemen Berbagi tidak memiliki sub elemen. Maka langsung capaian perkembangannya.

NoSub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1 Mengupayakan memberi hal yang dianggap penting dan berharga kepada orang-orang yang membutuhkan di masyarakat yang lebih luas (negara, dunia).

D. Dimensi Mandiri

Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Elemen kunci dari mandiri terdiri dari kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta regulasi diri.

1. Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi

Elemen Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi terdiri dari 2 sub elemen, yaitu

  1. Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi
  2. Mengembangkan refleksi diri
NoSub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapiMengidentifikasi kekuatan dan tantangan-tantangan yang akan dihadapi pada konteks pembelajaran, sosial dan pekerjaan yang akan dipilihnya di masa depan.
2Mengembang kan refleksi diriMelakukan refleksi terhadap umpan balik dari teman, guru, dan orang dewasa lainnya, serta informasi-informasi karir yang akan dipilihnya untuk menganalisis karakteristik dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menunjang atau menghambat karirnya di masa depan.

2. Regulasi diri

Elemen Regulasi Diri terdiri dari 5 sub elemen, yaitu:

  1. Regulasi emosi
  2. Penetapan tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapaianya
  3. Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri
  4. Mengembangkan pengendalian dan disiplin diri
  5. Percaya diri, tangguh (resilient), dan adaptif
NoSub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Regulasi emosiMengendalikan dan menyesuaikan emosi yang dirasakannya secara tepat ketika menghadapi situasi yang menantang dan menekan pada konteks belajar, relasi, dan pekerjaan.
2Penetapan tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapainyaMengevaluasi efektivitas strategi pembelajaran digunakannya, serta menetapkan tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri secara spesifik dan merancang strategi yang sesuai untuk menghadapi tantangan- tantangan yang akan dihadapi pada konteks pembelajaran, sosial dan pekerjaan yang akan dipilihnya di masa depan.
3Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiriMenentukan prioritas pribadi, berinisiatif mencari dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang spesifik sesuai tujuan di masa depan.
4Mengembangkan pengendalian dan disiplin diriMelakukan tindakan- tindakan secara konsisten guna mencapai tujuan karir dan pengembangan dirinya di masa depan, serta berusaha mencari dan melakukan alternatif tindakan lain yang dapat dilakukan ketika menemui hambatan
5Percaya diri, tangguh (resilient), dan adaptifMenyesuaikan dan mulai menjalankan rencana dan strategi pengembangan dirinya dengan mempertimbangkan minat dan tuntutan pada konteks belajar maupun pekerjaan yang akan dijalaninya di masa depan, serta berusaha untuk mengatasi tantangan-tantangan yang ditemui.

E. Dimensi Bernalar Kritis

Pelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya. Elemen-elemen dari bernalar kritis adalah memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir dalam mengambilan keputusan.

Dimensi Bernalar Kritis terdiri dari 3 elemen, yaitu

  1. Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
  2. Menganalisis dan mengevaluasi penalaran.
  3. Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri.

1. Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan

Elemen memperoleh dan memproses informasi dan gagasan terdiri dari 2 sub elemen, yaitu

  1. Mengajukan pertanyaan
  2. Mengidentifika, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan
NoSub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Mengajukan pertanyaanMengajukan pertanyaan untuk menganalisis secara kritis permasalahan yang kompleks dan abstrak.
2Mengidentifika, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasanSecara kritis mengklarifikasi serta menganalisis gagasan dan informasi yang kompleks dan abstrak dari berbagai sumber. Memprioritaskan suatu gagasan yang paling relevan dari hasil klarifikasi dan analisis

2. Menganalisis dan mengevaluasi penalaran.

Elemen menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya hanya 1 sub elemen.

NoSubelemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Elemen menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnyaMenganalisis dan mengevaluasi penalaran yang digunakannya dalam menemukan dan mencari solusi serta mengambil keputusan.

3. Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri.

Elemen refleksi pemikiran dan proses berpikir hanya 1 sub elemen.

NoSub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiriMenjelaskan alasan untuk mendukung pemikirannya dan memikirkan pandangan yang mungkin berlawanan dengan pemikirannya dan mengubah pemikirannya jika diperlukan.

F. Dimensi Kreatif

Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari menghasilkan gagasan yang orisinal serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal serta memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan.

Dimensi kreatif terdiri dari 3 elemen yaitu

  1. Menghasilkan gagasan yang orisinal
  2. Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
  3. Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

1. Menghasilkan gagasan yang orisinal

Elemen menghasilkan gagasan yang orisinal tidak ada sub elemen

NoSub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1 Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan.

2. Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

Elemen menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal tidak memiliki sub elemen

NoSubelemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1 Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya Dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif.

3. Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

Elemen memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

NoSub elemenDi Akhir Fase E (Kelas X – XII, usia 16-18 tahun)
1 Bereksperimen dengan berbagai pilihan secara kreatif untuk memodifikasi gagasan sesuai dengan perubahan situasi.


Instrumen Penilaian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
1. PAUD
2. Fase A (SD 1 dan 2)
3. Fase B (SD 3 dan 4)
4. Fase C (SD 5 dan 6)
5. Fase D (SMP)
6. Fase F (SMA)