Dimensi Profil Pelajar SMP pada Profil Pelajar Pancasila Kurikulum Merdeka

Dimensi Profil Pelajar SMP pada Projek Profil Pelajar Pancasila Kurikulum Merdeka

Loading

KurikulumMerdeka.Com. Capaian Perkembangan Dimensi Profil Pelajar SMP pada Profil Pelajar Pancasila Kurikulum Merdeka yang terdiri dari 6 dimensi. Keenam dimensi profil pelajar Pancasila sebagai berikut.

  1. beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia,
  2. mandiri,
  3. bergotong-royong,
  4. berkebhinekaan global,
  5. bernalar kritis, dan
  6. kreatif.

A. Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia

Ada lima elemen kunci beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia:

  • akhlak beragama;
  • akhlak pribadi;
  • akhlak kepada manusia;
  • akhlak kepada alam; dan
  • akhlak bernegara.

1. Akhlak beragama

Ada 3 Sub elemen yaitu

Mengenal dan Mencintai Tuhan Yang Maha Esa

Pemahaman Agama/ Kepercayaan

Pelaksanaan Ritual Ibadah

No.Sub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Mengenal dan Mencintai Tuhan Yang Maha EsaMemahami kehadiran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan pemahamannya tentang kualitas atau sifat-sifat Tuhan dengan konsep peran manusia di bumi sebagai makhluk Tuhan yang bertanggung jawab.
2Pemahaman Agama/ KepercayaanMemahami makna dan fungsi, unsur-unsur utama agama /kepercayaan dalam konteks Indonesia, membaca kitab suci, serta memahami ajaran agama/ kepercayaan terkait hubungan sesama manusia dan alam semesta.
3Pelaksanaan Ritual IbadahMelaksanakan ibadah secara rutin dan mandiri sesuai dengan tuntunan agama/kepercayaan, serta berpartisipasi pada perayaan hari-hari besar

2. Akhlak pribadi

Dimensi pribadi terdiri dari 2 sub elemen, yaitu

  1. Integritas
  2. Merawat Diri secara Fisik, Mental, dan Spiritual
No.Sub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1IntegritasBerani dan konsisten menyampaikan kebenaran atau fakta serta memahami konsekuensi- konsekuensinya untuk diri sendiri dan orang lain
2Merawat Diri secara Fisik, Mental, dan SpiritualMengidentifikasi pentingnya menjaga keseimbangan kesehatan jasmani, mental, dan rohani serta berupaya menyeimbangkan aktivitas fisik, sosial dan ibadah.

3. Akhlak kepada manusia

Elemen Akhlak kepada manusia terdiri atas 2 sub elemen, yaitu:

  1. Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaan
    1. Berempati kepada orang lain
NoSubelemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaanMengenal perspektif dan emosi/perasaan dari sudut pandang orang atau kelompok lain yang tidak pernah dijumpai atau dikenalnya. Mengutamakan persamaan dan menghargai perbedaan sebagai alat pemersatu dalam keadaan konflik atau perdebatan.
2Berempati kepada orang lainMemahami perasaan dan sudut pandang orang dan/atau kelompok lain yang tidak pernah dikenalnya.

4. Akhlak kepada alam

Elemen akhlak kepada alam terdiri atas 2 sub elemen, yaitu

  1. Memahami Keterhubungan Ekosistem Bumi
  2. Menjaga Lingkungan Alam Sekitar
NoSub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Memahami Keterhubungan Ekosistem BumiMemahami konsep sebab- akibat di antara berbagai ciptaan Tuhan dan mengidentifikasi berbagai sebab yang mempunyai dampak baik atau buruk, langsung maupun tidak langsung, terhadap alam semesta.
2Menjaga Lingkungan Alam SekitarMewujudkan rasa syukur dengan berinisiatif untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan alam sekitarnya dengan mengajukan alternatif solusi dan mulai menerapkan solusi tersebut.

5. Akhlak bernegara

Elemen akhlah bernegara memiliki 1 sub elemen yaitu Melaksanakan Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia

NoSub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Melaksanakan Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara IndonesiaMenganalisis peran, hak, dan kewajiban sebagai warga negara, memahami perlunya mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi sebagai wujud dari keimanannya kepada Tuhan YME.

B. Dimensi Berkebhinekaan Global

Secara rinci, Dimensi Berkebhinekaan global terdiri dari 4 elemen, yaitu

  1. Mengenal dan menghargai budaya
  2. Komunikasi dan interaksi antar budaya
  3. Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebhinnekaan
  4. Berkeadilan Sosial

1. Mengenal dan menghargai budaya

Elemen mengenal dan menghargai budaya terdiri dari 3 sub elemen yaitu

  1. Mendalami budaya dan identitas budaya
  2. mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknya
  3. Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya
NoSubelemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Mendalami budaya dan identitas budayamemahami perubahan budaya seiring waktu dan sesuai konteks, baik dalam skala lokal, regional, dan nasional. Menjelaskan identitas diri yang terbentuk dari budaya bangsa.
2mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknyaMemahami dinamika budaya yang mencakup pemahaman, kepercayaan, dan praktik keseharian dalam konteks personal dan sosial.
3Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budayaMemahami pentingnya melestarikan dan merayakan tradisi budaya untuk mengembangkan identitas pribadi, sosial, dan bangsa Indonesia serta mulai berupaya melestarikan budaya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Komunikasi dan interaksi antar budaya

Elemen komunikasi dan interaksi antar budaya terdiri dari 2 sub elemen yaitu

  1. Berkomunikasi antar budaya
  2. Mempertimbangkan dan menumbuhkan berbagai perspektif
NoSubelemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Berkomunikasi antar budayaMengeksplorasi pengaruh budaya terhadap penggunaan bahasa serta dapat mengenali risiko dalam berkomunikasi antar budaya.
2Mempertimbangkan dan menumbuhkan berbagai perspektifMenjelaskan asumsi- asumsi yang mendasari perspektif tertentu. Memperkirakan dan mendeskripsikan perasaan serta motivasi komunitas yang berbeda dengan dirinya yang berada dalam situasi yang sulit.

3. Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan

Elemen refleksi dan bertanggung jawab terhadap pengalaman kebhinnekaan terdiri dari 3 sub elemen yaitu

  1. Refleksi terhadap pengalaman kebinekaan.
  2. Menghilangkan stereotip dan prasangka
  3. Menyelaraskan perbedaan budaya
NoSubelemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Refleksi terhadap pengalaman kebinekaan.Merefleksikan secara kritis gambaran berbagai kelompok budaya yang ditemui dan cara meresponnya.
2Menghilangkan stereotip dan prasangkaMengkonfirmasi, mengklarifikasi dan menunjukkan sikap menolak stereotip serta prasangka tentang gambaran identitas kelompok dan suku bangsa.
3Menyelaraskan perbedaan budayaMengidentifikasi dan menyampaikan isu-isu tentang penghargaan terhadap keragaman dan kesetaraan budaya.

4. Berkeadilan Sosial

Elemen Berkeadilan Sosial terdiri dari 3 sub elemen, yaitu:

  1. Aktif membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutan
  2. Berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan bersama
  3. Memahami peran individu dalam demokrasi
NoSubelemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Aktif membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutanMengidentifikasi masalah yang ada di sekitarnya sebagai akibat dari pilihan yang dilakukan oleh manusia, serta dampak masalah tersebut terhadap sistem ekonomi, sosial dan lingkungan, serta mencari solusi yang memperhatikan prinsip-prinsip keadilan terhadap manusia, alam dan masyarakat
2Berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan bersamaBerpartisipasi dalam menentukan kriteria dan metode yang disepakati bersama untuk menentukan pilihan dan keputusan untuk kepentingan bersama melalui proses bertukar pikiran secara cermat dan terbuka dengan panduan pendidik
3Memahami peran individu dalam demokrasiMemahami konsep hak dan kewajiban serta implikasinya terhadap ekspresi dan perilakunya. Mulai aktif mengambil sikap dan langkah untuk melindungi hak orang/kelompok lain.

C. Dimensi Bergotong Royong

Elemen-elemen dari bergotong royong adalah

  1. kolaborasi,
  2. kepedulian, dan
  3. berbagi

1. Kolaborasi

Elemen kolaborasi terdiri dari 4 sub elemen yaitu

  1. Kerja sama
  2. Komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
  3. Saling- ketergantung an positif
  4. Koordinasi Sosial
NoSubelemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Kerja samaMenyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan kegiatan dan mencapai tujuan kelompok di lingkungan sekitar, serta memberi semangat kepada orang lain untuk bekerja efektif dan mencapai tujuan bersama.
2Komunikasi untuk mencapai tujuan bersamaMemahami informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan keprihatinan yang diungkapkan oleh orang lain menggunakan berbagai simbol dan media secara efektif, serta memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hubungan interpersonal guna mencapai tujuan bersama.
3Saling- ketergantungan positifMendemonstrasikan kegiatan kelompok yang menunjukkan bahwa anggota kelompok dengan kelebihan dan kekurangannya masing- masing perlu dan dapat saling membantu memenuhi kebutuhan.
4Koordinasi SosialMembagi peran dan menyelaraskan tindakan dalam kelompok serta menjaga tindakan agar selaras untuk mencapai tujuan bersama.

2. Kepedulian

Elemen kepedulian terdiri dari 2 sub elemen, yaitu:

  1. Tanggap terhadap lingkungan Sosial
  2. Persepsi sosial
NoSubelemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Tanggap terhadap lingkungan SosialTanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
2Persepsi sosialMenggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu untuk menentukan tindakan yang tepat agar orang lain menampilkan respon yang diharapkan.

3. Berbagi

Elemen Berbagi tidak memiliki sub elemen. Maka langsung capaian perkembangannya.

NoSub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1 Mengupayakan memberi hal yang dianggap penting dan berharga kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan di sekitar tempat tinggal

D. Dimensi Mandiri

Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Elemen kunci dari mandiri terdiri dari kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta regulasi diri.

1. Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi

Elemen Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi terdiri dari 2 sub elemen, yaitu

  1. Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi
  2. Mengembangkan refleksi diri
NoSub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapiMembuat penilaian yang realistis terhadap kemampuan dan minat , serta prioritas pengembangan diri berdasarkan pengalaman belajar dan aktivitas lain yang dilakukannya.
2Mengembang kan refleksi diriMemonitor kemajuan belajar yang dicapai serta memprediksi tantangan pribadi dan akademik yang akan muncul berlandaskan pada pengalamannya untuk mempertimbangkan strategi belajar yang sesuai.

2. Regulasi diri

Elemen Regulasi Diri terdiri dari 5 sub elemen, yaitu:

  1. Regulasi emosi
  2. Penetapan tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapaianya
  3. Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri
  4. Mengembangkan pengendalian dan disiplin diri
  5. Percaya diri, tangguh (resilient), dan adaptif
NoSub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Regulasi emosiMemahami dan memprediksi konsekuensi dari emosi dan pengekspresiannya dan menyusun langkah- langkah untuk mengelola emosinya dalam pelaksanaan belajar dan berinteraksi dengan  orang lain.
2Penetapan tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapainyaMerancang strategi yang sesuai untuk menunjang pencapaian tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri dengan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan dirinya, serta situasi yang dihadapi.
3Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiriMengkritisi efektivitas dirinya dalam bekerja secara mandiri dengan mengidentifikasi hal-hal yang menunjang maupun menghambat dalam mencapai tujuan.
4Mengembangkan pengendalian dan disiplin diriBerkomitmen dan menjaga konsistensi pencapaian tujuan yang telah direncanakannya untuk mencapai tujuan belajar dan pengembangan diri yang diharapkannya
5Percaya diri, tangguh (resilient), dan adaptifMembuat rencana baru dengan mengadaptasi, dan memodifikasi strategi yang sudah dibuat ketika upaya sebelumnya tidak berhasil, serta menjalankan kembali tugasnya dengan keyakinan baru.

E. Dimensi Bernalar Kritis

Pelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya. Elemen-elemen dari bernalar kritis adalah memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir dalam mengambilan keputusan.

Dimensi Bernalar Kritis terdiri dari 3 elemen, yaitu

  1. Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
  2. Menganalisis dan mengevaluasi penalaran.
  3. Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri.

1. Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan

Elemen memperoleh dan memproses informasi dan gagasan terdiri dari 2 sub elemen, yaitu

  1. Mengajukan pertanyaan
  2. Mengidentifika, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan
NoSub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Mengajukan pertanyaanMengajukan pertanyaan untuk klarifikasi dan interpretasi informasi, serta mencari tahu penyebab dan konsekuensi dari informasi tersebut.
2Mengidentifika, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasanMengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu

2. Menganalisis dan mengevaluasi penalaran.

Elemen menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya hanya 1 sub elemen.

NoSubelemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Elemen menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnyaMenalar dengan berbagai argumen dalam mengambil suatu simpulan atau keputusan.

3. Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri.

Elemen refleksi pemikiran dan proses berpikir hanya 1 sub elemen.

NoSub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiriMenjelaskan asumsi yang digunakan, menyadari kecenderungan dan konsekuensi bias pada pemikirannya, serta berusaha mempertimbangkan perspektif yang berbeda.

F. Dimensi Kreatif

Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari menghasilkan gagasan yang orisinal serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal serta memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan.

Dimensi kreatif terdiri dari 3 elemen yaitu

  1. Menghasilkan gagasan yang orisinal
  2. Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
  3. Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

1. Menghasilkan gagasan yang orisinal

Elemen menghasilkan gagasan yang orisinal tidak ada sub elemen

NoSub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1 Menghubungkan gagasan yang ia miliki dengan informasi atau gagasan baru untuk menghasilkan kombinasi gagasan baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya.

2. Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

Elemen menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal tidak memiliki sub elemen

NoSubelemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1 Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain

3. Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

Pada akhirnya, pelajar kreatif mampu bereksperimen dengan berbagai pilihan secara kreatif Ketika menghadapi perubahan situasi dan kondisi.

Elemen memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

NoSub elemenDi Akhir Fase D (Kelas VII – IX, usia 13-15 tahun)
1 Menghasilkan solusi alternatif dengan mengadaptasi berbagai gagasan dan umpan balik untuk menghadapi situasi dan permasalahan

Instrumen Penilaian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
1. PAUD
2. Fase A (SD 1 dan 2)
3. Fase B (SD 3 dan 4)
4. Fase C (SD 5 dan 6)
5. Fase D (SMP)
6. Fase F (SMA)