Strategi Evaluasi Kurikulum Sekolah pada Kurikulum Merdeka,

Loading

Kurikulum Merdeka menegaskan perlunya evaluasi Kurikulum sekolah. Strategi Pelaksanaan Evaluasi Kurikulum Sekolah Kurikulum Merdeka di Satuan Pendidikan dijelaskan di Panduan Pengembangan KOSP.

Satuan pendidikan perlu mengetahui 4 pertanyaan terkait strategi pelaksanaan evaluasi kurikulum sekolah (KOSP) kurikulum merdeka yaitu

  1. Mengapa kurikulum operasional di satuan pendidikan perlu ditinjau ulang?
  2. Bagaimana cara melakukannya?
  3. Apa yang bisa ditinjau kembali?
  4. Siapa yang terlibat dalam evaluasi kurikulum operasional di satuan pendidikan?

1. Dasar Perlunya Evaluasi Kurikulum Sekolah

Mengapa kurikulum operasional di satuan pendidikan perlu ditinjau ulang?

  • Meningkatkan hasil belajar peserta didik, keterlibatan, dan kepuasan belajar.
  • Menunjukkan kekuatan dan tantangan pelaksanaan program belajar sebagai implementasi kurikulum operasional.
  • Mengevaluasi perubahan terkini dari implementasi yang dilakukan.
  • Mengidentifkasi program belajar yang perlu diperbaiki.
  • Mengukur ketercapaian visi dan misi lewat program yang diajarkan di satuan pendidikan.
  • Evaluasi merupakan sarana pemberian umpan balik pada kompetensi mengajar pendidik, yang selaras dengan tujuan dan kebutuhan belajar peserta didik, serta kebutuhan dunia kerja (terutama bagi SMK).

2. Hal yang Perlu Ditinjau Ulang

Apa yang bisa ditinjau kembali?

  • Alur pembelajaran, mutu, dan relevansi hasil belajar dan prosesnya untuk menentukan tujuan pembelajaran berikutnya
  • Kompetensi utuh peserta didik yang memuat pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang akan dituju (mengacu kepada profl pelajar Pancasila), dengan mempertimbangkan aspek penting di setiap mata pelajaran (kecuali PAUD) dan projek penguatan profl pelajar Pancasila.
  • Asesmen pembelajaran
  • Sumber materi ajar, perlengkapan visual maupun auditori, dan kesesuaian dengan tahapan perkembangan anak.
  • Persepsi peserta didik dalam menjalani proses belajar.
  • Peningkatan kompetensi dan pengelolaan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan agar mereka dapat bekerja dengan efektif
  • Proses dan program yang dianggap paling berhasil serta indikator keberhasilannya
  • Proses dan program apa yang masih perlu dan paling penting untuk dikembangkan
  • Untuk SMK, relevansi kompetensi dengan kebutuhan dunia kerja.
  • Untuk pendidikan khusus, kesesuaian layanan pendidikan inklusif dan khusus dengan potensi dan kebutuhan peserta didik

3. Strategi Pelaksanaan Evaluasi Kurikulum Sekolah

Bagaimana cara melakukannya?

  • Kolaboratif: Melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk peserta didik.
  • Relektif: Melihat kembali pencapaian dan kekurangan dari berbagai aspek, jujur, dan berdasarkan bukti.
  • Berdasarkan Data: Membuat kesimpulan berdasarkan fakta yang dikumpulkan dari berbagai sumber dan yang ditelaah secara seksama.
  • Berpusat pada peserta didik: Mengedepankan kepentingan peserta didik dalam mengambil kesimpulan maupun keputusan.
  • Fokus pada perbaikan dan pengembangan kualitas pembelajaran peserta didik.

4. Pihak yang Terlibat

Siapa yang terlibat dalam evaluasi kurikulum operasional di satuan pendidikan?

  • Kepala satuan Pendidikan
  • Wakil kepala satuan pendidikan Bidang Kurikulum (bila ada)
  • Kepala Program Keahlian (SMK)
  • Pendidik
  • Tenaga kependidikan
  • Peserta didik
  • Orang tua peserta didik
  • Pengawas atau penilik satuan pendidikan
  • Mitra (dunia kerja, organisasi komunitas, industri, dll.)
  • Pakar
  • Balai Guru Pembelajar

Sumber: Panduan Pengembangan KOSP Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan pada Kurikulum Merdeka, 2022


Kurikulum Operasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *