Cara Menerapkan Teori DACUM pada Pengembangan Kurikulum Merdeka

Loading

Cara menerapkan teori DACUM dijelaskan di buku pedoman.

Hasil dari proses DACUM adalah daftar jenis pekerjaan (okupasi) yang terkait dengan pekerjaan mencakup pengetahuan, keterampilan, peralatan, perlengkapan, sifat pekerja, dan kualifikasi pendidikan. Semua tugas berdasarkan keterampilan, pengetahuan, alat, dan perilaku pekerja yang positif.



Cara Menerapkan Teori DACUM di Kurikulum Merdeka SMK

Salah satu contoh strategi dalam mengembangkan kurikulum (SMK), yaitu DACUM.

DACUM merupakan sebuah pendekatan sekaligus akronim dari Developing A Curriculum yang berarti proses pengembangan kurikulum.

DACUM melibatkan para profesional dari dunia usaha, pemangku kepentingan bisnis, industri, tenaga kerja, pemerintah dan dunia pendidikan sehingga diharapkan terjalin hubungan bersifat kolaboratif.

Langkah kegiatan melalui tahapan:

1. Analisis Pekerjaan

analisis pekerjaan;

2. Lokakarya

lokakarya validasi;

3. Tinjauan Manajemen

tinjauan manajemen;

4. Analisis Tugas dan Finalisasi Kurikulum

analisis tugas dan finalisasi kurikulum; dan

5. Diseminasi

diseminasi.

Kelima langkah tersebut merupakan langkah awal dalam proses pengembangan kurikulum secara sistematis sehingga menghasilkan rancangan kurikulum kejuruan yang didasarkan pada realitas tempat kerja.

Langkah Kegiatan Penerapan DACUM di Kurikulum Merdeka SMK

Langkah kegiatan untuk melaksanakan proses DACUM:

1. Workshop

Menyelenggarakan workshop pendahuluan membahas kerja kolaboratif – daftar jenis pekerjaan (okupasi) untuk menetapkan tugas-tugas yang ada dalam lingkup pekerjaan.

2. Analisis Kompetensi Esensial

Melakukan analisis terhadap kompetensi esensial di dunia kerja, kesesuaian dengan potensi daerah, dst. Analisis ini menjadi basis bagi pembukaan konsentrasi keahlian dalam setiap Program Keahlian di satuan pendidikan.

3. Pemetaan Kebutuhan

Memetakan kebutuhan terhadap kompetensi tersebut dalam mata pelajaran.

4. Penyusunan Capaian pembelajaran

Menyusun capaian pembelajaran sejumlah mata pelajaran kejuruan bersama dunia kerja.

5. Identifikasi Kompetensi Pendukung Pekerjaan

Mengidentifikasi kompetensi pendukung pekerjaan: pengetahuan dan keterampilan umum, perilaku pekerja (keterampilan pribadi dan interpersonal), peralatan, perlengkapan, persediaan dan bahan, serta tren dan masalah kerja masa depan.

6. Review Manajemen

Menyelenggarakan review manajemen yang berkaitan dengan bahan, alat, perlengkapan, dll.

7. Pengembangan Kurikulum

Mengembangkan kurikulum.

8. Penyusunan Capaian pembelajaran mata pelajaran

Menyusun capaian pembelajaran sejumlah mata pelajaran kejuruan bersama dunia kerja.



Lampiran KOSP Lainnya


Artikel Terbaru