Perubahan Struktur Kurikulum Merdeka SMK dan MAK 2024

SMK Struktur Kurikulum Merdeka Belajar Permendikbud Ristek No. 12 Tahun 2024

Loading

Kurikulummerdeka.com. Permendikbud Ristek No. 12 Tahun menjelaskan bahwa kurikulum merdeka terdiri dari kerangka dasar dan struktur kurikulum. Salah satunya Struktur Kurikulum Merdeka SMK dan MAK 2024 pada Kurikulum Merdeka

Struktur Kurikulum sekolah menengah kejuruan atau madrasah aliyah kejuruan sebagai berikut.

1. Struktur Kurikulum Merdeka 2023 Kelas 10 Sekolah Kejuruan

Tabel 10. Struktur Kurikulum kelas X sekolah menengah kejuruan atau madrasah aliyah kejuruan

(Asumsi 1 tahun = 36 minggu dan 1 JP = 45 menit)

Mata PelajaranAlokasi Intrakurikuler Per TahunAlokasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Per TahunTotal JP Per Tahun
A. Kelompok Mata Pelajaran Umum:
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekertia)9018108
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekertia)9018108
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekertia)9018108
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekertia)9018108
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekertia)9018108
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekertia)9018108
Pendidikan Pancasila541872
Bahasa Indonesia10836144
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan9018108
Sejarah541872
Seni dan Budayab) Seni MusikSeni RupaSeni TeaterSeni Tari541872
Jumlah JP Mata Pelajaran Umum (A):450126576
B. Kelompok Mata Pelajaran Kejuruan:
Matematika10836144
Bahasa Inggris10836144
Informatika10836144
Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosialc)16254216
Dasar-Dasar Program Keahlian d)432432
Jumlah JP Kelompok Mata Pelajaran Kejuruan (B):9181621.080
Total JP Mata Pelajaran Umum + Kejuruan1.3682881.656
Muatan Lokal e)7272
Total JP Mata Pelajaran Umum + Kejuruan + Muatan Lokal1.4402881.728

Keterangan:

  1. Diikuti oleh Peserta Didik sesuai dengan agama masing- masing.
  2. Satuan Pendidikan menyediakan minimal 1 (satu) jenis seni (seni musik,  seni  rupa,  seni  teater,  dan/atau  seni  tari).  Peserta  Didik memilih 1 (satu) jenis seni (seni musik, seni rupa, seni teater, atau seni tari).
  3. Proporsi JP antara aspek Ilmu Pengetahuan Alam dan aspek Ilmu Pengetahuan Sosial disesuaikan dengan kebutuhan Program Keahlian.
  4. Nama mata pelajaran menyesuaikan nama Program Keahlian.
  5. Paling banyak 2 (dua) JP per minggu atau 72 (tujuh puluh dua) JP per tahun.