Cara menyusun Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka

  • Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap tahap perkembangan untuk setiap mata pelajaran pada satuan pendidikan usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
  • Capaian pembelajaran memuat sekumpulan kompetensi dan lingkup materi yang disusun secara komprehensif dalam bentuk narasi. Menyesuaikan tahap perkembangan peserta didik pemetaan capaian pembelajaran dibagi dalam fase usia.

Tujuan Analisis Capaian Pembelajaran (CP)

Tujuan kegiatan analisis capaian pembelajaran pada kurikulum merdeka untuk menyusun Tujuan Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran: Mendapatkan peta kompetensi yang akan menjadi rujukan untuk pelaksanaan pembelajaran.

Strategi menyusun tujuan pembelajaran (TP)

Pendidik dan satuan pendidikan dapat menggunakan berbagai strategi untuk menyusun tujuan pembelajaran dan alur tujuan pada kurikulum merdeka.

Harus dipastikan TP dan ATP kurikulum merdeka yang dipetakan memenuhi kriteria berikut ini:

  • Tujuan Pembelajaran yang ideal terdiri dari dari 2 komponen berikut:
    1. Kompetensi yaitu kemampuan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dapat didemonstrasikan oleh peserta didik yang menunjukkan peserta didik telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran.
    2. Konten yaitu ilmu pengetahuan inti atau konsep utama yang perlu dipahami di akhir satu unit pembelajaran.

  • Kriteria Alur Tujuan Pembelajaran:
    1. Menggambarkan urutan pengembangan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik
    2. ATP dalam satu fase menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang linear dari awal hingga akhir fase.
    3. ATP pada keseluruhan fase menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang menggambarkan tahapan perkembangan kompetensi antarfase dan jenjang

Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Panduan pembelajaran dan asesmen memberikan saran, yaitu:

  1. Dalam merumuskan tujuan pembelajaran pendidik merujuk pada kompetensi yang tercantum pada CP.
  2. Merumuskan kalimat tujuan pembelajaran dapat mengambil referensi dari berbagai sumber atau memadukan tujuan pembelajaran dari berbagai kurikulum.
  3. Identifikasi dimensi Profil Pelajar Pancasila yang mungkin terkait dengan kompetensi yang ingin dicapai.


Contoh 1 TP

Prosedur Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran sebagai berikut:

  1. Melakukan analisis CP mata pelajaran pada fase yang akan dipetakan.
  2. Identifikasi kompetensi-kompetensi yang harus dikuasai peserta didik pada fase tersebut.
  3. Rumuskan tujuan pembelajaran dengan mempertimbangkan kompetensi yang akan dicapai, konten yang akan dipelajari dan variasi keterampilan berpikir apa yang perlu dikuasai peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran.
  4. Identifikasi elemen dan atau sub-elemen Profil Pelajar Pancasila yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dirumuskan.
  5. Setelah tujuan pembelajaran dirumuskan, susun tujuan pembelajaran secara linear sebagaimana urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari.

Contoh 2 TP

Prosedur Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran
Berdasarkan Fase

  1. Merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP) dan menyusunnya dalam alur pembelajaran untuk mencapai kompetensi pada fase tersebut.
  2. Menganalisis elemen Capaian Pembelajaran (CP) untuk mengidentifikasi kompetensi pada akhir fase pada elemen tersebut.
  3. Tim pendidik berkolaborasi menganalisis naskah Capaian Pembelajaran (CP) mata pelajaran yang menjadi fokus.

Cara Mengetahui ATP sesuai kriteria

Bagaimana cara satuan pendidikan mengetahui alur tujuan pembelajaran yang disusun sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan?

Saran di panduan sebagai berikut:

  1. Penyusunan alur tujuan pembelajaran dilakukan di tingkat satuan pendidikan oleh tim pendidik pada mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran yang sama.
  2. Alur tujuan pembelajaran yang telah dipetakan, direview bersama di dalam tim, berdasarkan expert judgment tim pendidik untuk memastikan kesesuaiannya dengan kriteria alur tujuan pembelajaran.
  3. Evaluasi pada alur tujuan pembelajaran hendaknya dilakukan sebagai bagian dari evaluasi proses pembelajaran secara keseluruhan.
  4. Apabila teridentifikasi kendala atau ketidak-efektifan dalam pembelajaran, perbaikan yang dilakukan bisa pada perangkat ajar, tujuan pembelajaran atau pada alur tujuan pembelajaran.


Contoh Hasil Pemetaan CP ke dalam ATP

Menganalisis CP

Matematika Fase B: Kelas 3 dan 4

  • Pada akhir fase B, peserta didik dapat mengeneralisasi pemahaman dan melakukan operasi hitung bilangan cacah sampai dengan 1.000.000 (atau maksimum enam angka), serta memahami hubungan antara operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) termasuk menggunakan sifat-sifat operasi dalam menentukan hasil perhitungan, menentukan faktor, kelipatan, KPK, dan FPB dari bilangan cacah, memahami pecahan dan menentukan posisinya pada garis bilangan, serta membandingkan dua pecahan. Peserta didik dapat menyelesaikan persamaan sederhana, memahami hubungan antara operasi perkalian dan pembagian, menemukan pola gambar, objek sederhana, dan pola bilangan melibatkan operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian). Dan Peserta didik dapat dan mengukur panjang benda menggunakan satuan baku, menggunakan satuan baku luas dan volume, serta menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling bangun datar. Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri berbagai bentuk bangun datar dan bangun ruang (prisma dan balok). Peserta didik juga dapat menyajikan dan menganalisis data sederhana menggunakan turus dalam bentuk bentuk bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, diagram batang, dan diagram garis, serta menentukan kejadian yang lebih mungkin di antara beberapa kejadian.

Merumuskan TP dan ATP

Hasil analisis CP fase B dapat dirumuskan TP dan ATP yang terbagi 2 kelas, yaitu kelas 3 dan 4. Adapun rinciannya sebagai berikut;

Fase B Kelas 3

ATP fase B kelas 3 berjumlah 7 TP, yaitu:

  • 3.1 Menyajikan bilangan dan menggeneralisasi pemahaman dan membandingkan urutan dan nilai tempat sampai 999.999.
  • 3.2 Memperkirakan dan membulatkan bilangan ke nilai tempat terdekat sampai 999.999.
  • 3.3 Mengukur panjang dengan satuan baku (mm, cm, dan m) serta mengukur keliling bidang datar dengan menambahkan semua rusuknya.
  • 3.4 Mengukur luas dengan menghitung jumlah bujur sangkar berukuran 1 cm2 yang menutup bidang datar.
  • 3.5 Menemukan hubungan antara operasi penjumlahan dan pengurangan.
  • 3.6 Mengidentifikasi, menduplikasi, dan mengembangkan pola bilangan yang melibatkan operasi penjumlahan dan pengurangan.
  • 3.7 Mengobservasi, menentukan dan menggambar sisi sejajar dan sisi berpotongan pada sebuah bidang datar.

Fase B Kelas 4

ATP fase B kelas 4 berjumlah 5 TP, yaitu:

  • 4.1 Memperumum pemahaman mengenai urutan dan nilai tempat sampai 999.999.
  • 4.2 Mengidentifikasi kelipatan, faktor, pola perkalian dan pembagian dengan tabel kelipatan.
  • 4.3 Menentukan hubungan antar satuan baku panjang (mm, cm, dan m).
  • 4.4 Menyelesaikan permasalahan berkaitan dengan keliling berbagai bangun datar (segitiga, segiempat, segi banyak).
  • 4.5 Menyelesaikan permasalahan berkaitan dengan luas dan keliling berbagai bentuk bangun datar.

Memetakan bagian ATP per kelas

ATP mulai dari fase B kelas 3 dengan alur dan sesuai dengan alokasi waktu sebagai berikut:

Awal Fase B Kelas 3 –-> 3.1. –> 3.2. –> 3.3. –> sd 3.7. Akhir Fase B kelas 3 –> Awal Fase Kelas 4

Awal Fase B Kelas 4 –> 4.1. –> 4.2. –> sd 4.5 Akhir fase B kelas 4 –> Capaian Pembelajaran Fase B


 6,461 total views,  189 views today