Menyusun Struktur Kurikulum Merdeka di SMP dan MTS 2024

SMP Struktur Kurikulum Merdeka Belajar Permendikbud Ristek No. 12 Tahun 2024

Loading

Kurikulummerdeka.com. Permendikbud Ristek No. 12 Tahun menjelaskan bahwa kurikulum merdeka terdiri dari kerangka dasar dan struktur kurikulum. Salah satunya Struktur Kurikulum Merdeka SMP dan MTS 2024

Struktur Kurikulum sekolah menengah pertama, madrasah tsanawiyah, atau bentuk lain yang sederajat sebagai berikut.

1. Struktur Kurikulum Merdeka 2024 SMP Kelas 7 dan 8

Alokasi waktu mata pelajaran sekolah menengah pertama, madrasah Tsanawiyah, atau bentuk lain yang sederajat kelas VII-VIII

Asumsi 1 tahun = 36 minggu dan 1 JP = 40 menit

Mata PelajaranAlokasi Intrakurikuler Per TahunAlokasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Per TahunTotal JP Per Tahun
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti-a)  72  36  108
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti-a)  72  36  108
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti-a)  72  36  108
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti-a)  72  36  108
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti-a)  72  36  108
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti-a)  72  36  108
Pendidikan Pancasila7236108
Bahasa Indonesia18036216
Matematika14436180
Ilmu Pengetahuan Alam14436180
Ilmu Pengetahuan Sosial  108  36  144
Bahasa Inggris10836144
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan  72  36  108
Informatika7236108
Seni, Budaya, dan Prakarya-b)
Seni Musik
Seni Rupa
Seni Teater
Seni Tari
Prakarya Budi Daya
Prakarya Kerajinan
Prakarya Rekayasa
Prakarya Pengolahan
          72          36          108
Total JP Mata Pelajaran Wajib10443601404
Muatan Lokal-c)7272
Total JP Mata Pelajaran Wajib + Muatan Lokal  1116  360  1476

Keterangan:

  1. Peserta Didik mengikutinya sesuai dengan agama masing-masing.
  2. Satuan Pendidikan menyediakan minimal 1 (satu) jenis seni atau prakarya  (seni  musik,  seni  rupa,  seni  teater,  seni  tari,  dan/atau prakarya). Peserta Didik memilih 1 (satu) jenis seni atau prakarya (seni musik, seni rupa, seni teater, seni tari, atau prakarya).
  3. Paling banyak 2 (dua) JP per minggu atau 72 (tujuh puluh dua) JP per tahun.

2. Struktur Kurikulum Merdeka SMP Kelas 9

Alokasi waktu mata pelajaran sekolah menengah pertama, madrasah tsanawiyah, atau bentuk lain yang sederajat Kelas IX

(Asumsi 1 tahun = 32 minggu dan 1 JP = 40 menit)

Mata PelajaranAlokasi Intrakurikuler Per TahunAlokasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Per TahunTotal JP Per Tahun
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti-a)  64  32  96
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti-a)  64  32  96
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti-a)  64  32  96
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti-a)  64  32  96
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti-a)  64  32  96
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti-a)  64  32  96
Pendidikan Pancasila643296
Bahasa Indonesia16032192
Matematika12832160
Ilmu Pengetahuan Alam12832160
Ilmu Pengetahuan Sosial9632128
Bahasa Inggris9632128
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan  64  32  96
Informatika643296
Seni, Budaya, dan Prakarya-b)
Seni Musik
Seni Rupa
Seni Teater
Seni Tari
Prakarya Budi Daya
Prakarya Kerajinan
Prakarya Rekayasa
Prakarya Pengolahan
          64          32          96
Total JP Mata Pelajaran Wajib9283201248
Muatan Lokal-c)6464
Total JP Mata Pelajaran Wajib + Muatan Lokal  992  320  1312

Keterangan:

  1. Peserta Didik mengikutinya sesuai dengan agama masing-masing.
  2. Satuan Pendidikan menyediakan minimal 1 (satu) jenis seni atau prakarya  (seni  musik,  seni  rupa,  seni  teater,  seni  tari,  dan/atau prakarya). Peserta Didik memilih 1 (satu) jenis seni atau prakarya (seni musik, seni rupa, seni teater, seni tari, atau prakarya).
  3. Paling banyak 2 (dua) JP per minggu atau 64 (enam puluh empat) JP per tahun.

Berikut merupakan penjelasan dari struktur Kurikulum sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah/bentuk lain yang sederajat secara umum.

  1. Muatan pelajaran kepercayaan untuk penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai layanan pendidikan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Layanan Bimbingan dan Konseling dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai Bimbingan dan Konseling.
  3. Muatan lokal merupakan muatan pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal berupa:
    • seni budaya;
    • prakarya;pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan;bahasa; dan/atau
    • teknologi.
  4. Muatan lokal dapat dilaksanakan pada Satuan Pendidikan melalui:
    • pengintegrasian ke dalam mata pelajaran lain;
    • pengintegrasian ke dalam tema projek penguatan profil pelajar Pancasila; dan/atau
    • mata pelajaran yang berdiri sendiri.
  5. Kurikulum di Satuan Pendidikan penyelenggara pendidikan inklusif di sekolah menengah pertama, madrasah Tsanawiyah, atau bentuk lain yang sederajat menambahkan mata pelajaran Program Kebutuhan Khusus sesuai dengan kondisi Peserta Didik.
  6. Peserta Didik yang memiliki potensi kecerdasan istimewa dapat diberikan percepatan pemenuhan beban belajar, dan/atau pendalaman dan pengayaan Capaian Pembelajaran terkait Kurikulum Merdeka sebagai layanan individual dan bukan dalam bentuk rombongan belajar.
  7. Kelas khusus atau Satuan Pendidikan khusus olahraga atau seni dapat menggunakan alokasi waktu projek penguatan profil pelajar Pancasila sebagai penguatan kompetensi khusus keolahragaan atau kesenian sesuai kebutuhan Peserta Didik.

Sumber: BukuYunandra.com